Seruan Keras Tokoh Pemuda Muratara: Lawan Tambang Emas Ilegal yang Ancam Lingkungan dan Kesehatan

oleh -29 Dilihat
oleh

MURATARA – Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menjadi sorotan karena dinilai menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Selain memicu kerusakan hutan dan degradasi lingkungan, aktivitas tersebut juga berdampak pada menurunnya kualitas air sungai yang selama ini digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Sejumlah lokasi tambang bahkan disebut beroperasi dalam skala besar dengan menggunakan alat berat, yang berpotensi meningkatkan penggunaan bahan berbahaya seperti merkuri dalam proses pengolahan emas.

Penggunaan merkuri sendiri diketahui memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan. Zat tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, organ vital seperti hati dan ginjal, hingga berpotensi memicu berbagai penyakit serius dalam jangka panjang.

Tokoh pemuda Muratara, Frengki Pratama, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/04/26) menilai kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan serius dari pihak berwenang.

Ia menyebut, pencemaran lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal berpotensi berdampak luas, termasuk pada biota sungai seperti ikan yang dikonsumsi masyarakat. Dampak tersebut, menurutnya, bisa bersifat jangka panjang karena akumulasi zat berbahaya dalam tubuh manusia.

Frengki juga menyoroti belum adanya langkah tegas dalam penanganan tambang ilegal tersebut, meskipun aktivitasnya telah berlangsung dalam waktu lama. Ia mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah untuk tidak hanya menindak pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga menjadi pemodal di balik aktivitas tersebut.

“Sudah seharusnya pihak berwenang bertindak tegas. Jika tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, maka biarkan masyarakat yang bergerak untuk melindungi kehidupannya,” ujar Frengki.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak aktivitas tambang emas ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan generasi mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.