Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Wisuda STAI-BS Sekaligus Launching IAI Silampari Lubuklinggau

oleh -30 Dilihat
oleh
Oplus_131072

LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, menghadiri Sidang Terbuka sekaligus Pelaunchingan atau pergantian nama dari Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Agama Islam (IAI) Silampari, pada moment Wisuda Sarjana Strata 1 yang digelar di Hotel Grand Zuri Lubuk Linggau, Kamis (29/10/2026).

Rachmat Hidayat yang hadir secara langsung dalam momentum tersebut,  memberikan apresiasi atas perkembangan STAI Bumi Silampari yang telah memasuki wisuda ke-25.

“Atas nama Pemerintah Kota Lubuk Linggau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam melahirkan generasi Sultan Muda yang mandiri, kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha.

Sementara itu, Rektor IAI Silampari, Muhammad Yunus dalam sambutannya berharap dengan perubahan status ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan kelembagaan.

Bahkan ke depan, pihaknya juga berupaya mengembangkan IAI Silampari menjadi universitas.

Lebih lanjut, Muhammad Yunus mengungkapkan saat ini, IAI Silampari memiliki tujuh program studi yakni: Pendidikan Agama Islam (PAI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), Manajemen Bisnis Syariah (MBS), serta Program Pascasarjana PAI.

“Ada 72 mahasiswa/i yang diwisuda menjadi sarjana (S1) pada hari ini, yakni dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ada 51 orang, dari Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) ada 5 orang, selanjutnya Prodi Hukum Tatanegara (HTN) sebanyak 6 orang, Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) ada 4 orang dan Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) ada 6 orang”, tutupnya. (Syarif)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.